Pengertian Qada dan Qadar Menurut Bahasa dan Istilah

Kata Pengantar

Halo, selamat datang di sekolahpenerbangan.co.id. Kali ini, kita akan membahas topik yang sangat penting dalam ajaran Islam, yaitu tentang pengertian qada dan qadar menurut bahasa dan istilah. Qada dan qadar merupakan dua konsep yang saling berkaitan, namun memiliki makna yang berbeda. Yuk, kita bahas lebih dalam!

Pendahuluan

Qada dan qadar adalah dua istilah dalam ajaran Islam yang merujuk pada konsep takdir atau ketentuan Tuhan. Konsep ini menjadi salah satu pilar dasar iman bagi umat Islam. Namun, apa sebenarnya pengertian qada dan qadar yang dimaksud?

Menurut bahasa, qada berarti “ketetapan”. Sementara itu, qadar berarti “ukuran” atau “takaran”. Dalam konteks ajaran Islam, qada merupakan ketetapan Tuhan terhadap setiap makhluk-Nya, sedangkan qadar adalah porsi atau kadar ketetapan tersebut yang diterima oleh masing-masing makhluk.

Dengan kata lain, qada adalah rencana Tuhan, sedangkan qadar adalah realisasi dari rencana tersebut. Qada bersifat mutlak dan tidak dapat berubah, sementara qadar dapat berubah sesuai dengan ikhtiar atau usaha manusia.

Pengertian Qada Menurut Istilah

Dalam terminologi Islam, qada diartikan sebagai ketetapan Tuhan yang telah pasti terjadi dan tidak dapat diubah atau ditolak. Ketetapan ini meliputi segala sesuatu yang ada di alam semesta, baik peristiwa besar maupun kecil, baik yang baik maupun yang buruk.

Semua kejadian yang terjadi di dunia ini sudah ditetapkan oleh Tuhan sejak zaman azali. Ketetapan tersebut tertulis dalam Lauh Mahfuz, sebuah kitab yang berisi segala sesuatu yang telah terjadi, sedang terjadi, dan akan terjadi di alam semesta.

Pengertian Qadar Menurut Istilah

Qadar merupakan ukuran atau kadar ketetapan Tuhan yang telah diberikan kepada setiap makhluk. Ketetapan ini berbeda-beda antara satu makhluk dengan makhluk lainnya, sesuai dengan kapasitas dan kemampuan yang dimilikinya.

Qadar tidak berarti bahwa manusia tidak memiliki kebebasan atau pilihan. Justru, qadar memberikan ruang bagi manusia untuk berusaha dan berikhtiar dalam mencapai ketetapan yang telah digariskan oleh Tuhan.

Misalnya, Tuhan telah menetapkan bahwa seseorang akan menjadi seorang dokter. Namun, orang tersebut tetap harus berusaha belajar dan bekerja keras untuk mewujudkan ketetapan tersebut. Upaya dan kerja kerasnya itulah yang disebut qadar.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Qada dan Qadar

**Kelebihan:**

  • Memberikan ketenangan hati karena mengetahui bahwa semua kejadian di dunia ini sudah ditetapkan oleh Tuhan.
  • Membuat manusia lebih bersyukur atas segala nikmat yang diterimanya.
  • Menghindarkan manusia dari kesombongan dan merasa hebat karena segala pencapaiannya.
  • Membuat manusia lebih sabar dan tawakal dalam menghadapi cobaan hidup.
  • Memberi motivasi untuk berikhtiar dan berusaha dalam mewujudkan ketetapan Tuhan.

**Kekurangan:**

  • Kadang-kadang dapat menimbulkan rasa pasrah dan tidak mau berusaha.
  • Dapat disalahartikan sebagai takdir yang tidak dapat diubah.
  • Dapat menimbulkan perasaan takut dan khawatir berlebihan.

Tabel Pengertian Qada dan Qadar

Aspek Qada Qadar
Pengertian Ketetapan Tuhan yang pasti terjadi Ukuran atau kadar ketetapan Tuhan
Sifat Mutlak dan tidak dapat diubah Dapat berubah sesuai ikhtiar manusia
Contoh Ketetapan bahwa seseorang akan meninggal dunia pada hari tertentu Ketetapan bahwa seseorang akan menjadi seorang dokter

FAQ

1. Apakah qada dan qadar itu sama?

Tidak, qada adalah ketetapan Tuhan, sedangkan qadar adalah realisasi dari ketetapan tersebut.

2. Apakah manusia memiliki kebebasan dalam qadar?

Ya, manusia memiliki kebebasan untuk berusaha dan berikhtiar dalam mewujudkan ketetapan Tuhan.

3. Apakah qada dan qadar bertentangan dengan kehendak bebas manusia?

Tidak, qada dan qadar memberikan ruang bagi manusia untuk menggunakan kehendak bebasnya.

4. Apakah qada dan qadar hanya berlaku untuk manusia?

Tidak, qada dan qadar berlaku untuk semua makhluk di alam semesta.

5. Apakah qadar berubah jika kita berdoa dan berikhtiar?

Bisa jadi, tetapi perubahan qadar terjadi sesuai dengan kehendak Tuhan.

6. Apakah qadar berarti bahwa segala sesuatu sudah ditentukan sebelumnya?

Bukan, qadar memberikan ruang bagi manusia untuk berusaha dan berikhtiar.

7. Apakah qada dan qadar bertentangan dengan sains?

Tidak, qada dan qadar tidak bertentangan dengan sains, tetapi berada di luar jangkauan penjelasan ilmiah.

8. Apakah qada dan qadar membuat manusia tidak bertanggung jawab atas perbuatannya?

Tidak, qadar hanya menentukan kadar atau ukuran perbuatan manusia, sedangkan tanggung jawab tetap berada pada manusia.

9. Apakah qada dan qadar hanya berlaku untuk hal-hal besar?

Tidak, qada dan qadar berlaku untuk semua kejadian, baik besar maupun kecil.

10. Apakah qadar berarti bahwa manusia tidak perlu berikhtiar?

Bukan, qadar justru mendorong manusia untuk berusaha dan berikhtiar dalam mewujudkan ketetapan Tuhan.

11. Apakah qada dan qadar bertentangan dengan keadilan Tuhan?

Tidak, qadar memberikan keadilan dengan memberikan setiap makhluk kadar ketetapan yang sesuai dengan kapasitasnya.

12. Apakah qada dan qadar dapat berubah seiring waktu?

Tidak, qada tidak dapat berubah, sedangkan qadar dapat berubah sesuai dengan kehendak Tuhan dan ikhtiar manusia.

13. Apakah qada dan qadar bertentangan dengan konsep sebab-akibat?

Tidak, qada dan qadar mempertimbangkan konsep sebab-akibat dalam menentukan ketetapan dan kadar ketetapan Tuhan.

Kesimpulan

Qada dan qadar merupakan dua konsep yang sangat penting dalam ajaran Islam. Qada adalah ketetapan Tuhan yang pasti terjadi, sedangkan qadar adalah realisasi dari ketetapan tersebut. Qada bersifat mutlak dan tidak dapat diubah, sementara qadar dapat berubah sesuai dengan ikhtiar atau usaha manusia.

Memahami qada dan qadar dengan benar dapat memberikan ketenangan hati, rasa syukur, dan motivasi untuk terus berusaha. Namun, penting untuk menghindari kesalahpahaman dan penyalahartian terkait dengan qada dan qadar.

Oleh karena itu, marilah kita senantiasa mempelajari dan memahami ajaran Islam dengan benar. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua dalam memperkuat keimanan dan menjalani hidup sesuai dengan kehendak Allah SWT.

Kata Penutup

Demikian pembahasan kita tentang pengertian qada dan qadar menurut bahasa dan istilah. Semoga artikel ini dapat memberikan pencerahan dan meningkatkan pemahaman kita tentang ajaran Islam. Ingatlah bahwa qada dan qadar merupakan salah satu pilar dasar iman. Memahaminya dengan benar akan membawa banyak manfaat bagi kehidupan kita. Terima kasih telah membaca!