Pengertian Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli

Halo, Selamat Datang di Sekolahpenerbangan.co.id!

Halo, selamat datang di Sekolahpenerbangan.co.id! Pada artikel kali ini, kita akan membahas pengertian penelitian kualitatif menurut para ahli. Penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang berfokus pada pengumpulan data yang mendalam dan eksploratif untuk memahami suatu fenomena atau peristiwa secara komprehensif. Dalam metode ini, peneliti berusaha untuk menggali makna dan perspektif dari subjek penelitian secara mendalam. Berikut adalah pengertian penelitian kualitatif menurut pandangan para ahli:

Pengertian Umum

Secara umum, penelitian kualitatif didefinisikan sebagai metode penelitian yang berfokus pada pemahaman fenomena sosial atau budaya melalui pengumpulan data yang mendalam dan eksploratif. Penelitian kualitatif bertujuan untuk menggali makna dan perspektif dari subjek penelitian, serta memahami konteks dan pengalaman mereka secara holistik.

Menurut Creswell (2014)

Menurut Creswell (2014), penelitian kualitatif adalah proses penelitian yang bersifat induktif dan eksploratif, di mana peneliti berusaha memahami suatu fenomena secara mendalam melalui pengumpulan data yang komprehensif. Metode ini mengutamakan pemahaman makna dan perspektif subjek penelitian, serta mengidentifikasi tema-tema dan pola yang muncul dari data yang dikumpulkan.

Menurut Denzin dan Lincoln (2005)

Denzin dan Lincoln (2005) berpendapat bahwa penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang menekankan pada penafsiran dan pemahaman fenomena sosial atau budaya. Dalam penelitian kualitatif, peneliti berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan dan analisis data, dan bertujuan untuk memahami pengalaman, makna, dan perspektif subjek penelitian.

Menurut Strauss dan Corbin (1990)

Strauss dan Corbin (1990) mengartikan penelitian kualitatif sebagai metode penelitian yang induksif dan iteratif, di mana peneliti mengembangkan teori atau konsep melalui pengumpulan dan analisis data secara berkelanjutan. Metode ini memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena secara mendalam dan komprehensif, serta menemukan pola dan hubungan yang tidak selalu dapat diperoleh melalui metode penelitian kuantitatif.

Menurut Polit dan Beck (2017)

Polit dan Beck (2017) mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai metode penelitian yang mengeksplorasi dan memahami fenomena sosial atau budaya melalui pengumpulan data yang mendalam dan kaya. Dalam penelitian kualitatif, peneliti berusaha untuk memahami makna dan perspektif subjek penelitian, serta mengungkap kompleksitas dan konteks yang melingkupi fenomena yang diteliti.

Menurut Guba dan Lincoln (1989)

Guba dan Lincoln (1989) berpendapat bahwa penelitian kualitatif adalah metode penelitian yang naturalistik dan interpretatif, di mana peneliti berusaha memahami fenomena dalam konteks alaminya. Metode ini menekankan pada pengumpulan data yang kaya dan mendalam, serta interpretasi data secara subjektif oleh peneliti untuk menghasilkan pemahaman yang komprehensif.

Menurut Patton (2002)

Patton (2002) mendefinisikan penelitian kualitatif sebagai pendekatan penelitian yang bertujuan untuk memahami fenomena sosial atau budaya secara mendalam dan menyeluruh. Dalam penelitian kualitatif, peneliti menggunakan berbagai metode pengumpulan data, seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen, untuk memperoleh pemahaman yang komprehensif tentang pengalaman, perspektif, dan makna yang terkait dengan fenomena yang diteliti.

Kelebihan dan Kekurangan Penelitian Kualitatif

Seperti halnya metode penelitian lainnya, penelitian kualitatif memiliki kelebihan dan kekurangan. Berikut adalah beberapa kelebihan dan kekurangan penelitian kualitatif:

Kelebihan Penelitian Kualitatif

1. Mendalam dan Eksploratif: Penelitian kualitatif memungkinkan peneliti untuk menggali makna dan perspektif secara mendalam dari subjek penelitian, memberikan pemahaman yang komprehensif tentang fenomena atau peristiwa yang diteliti.

2. Contextual: Penelitian kualitatif menekankan pada pengumpulan data dalam konteks alami subjek penelitian, memungkinkan peneliti untuk memahami fenomena dalam konteksnya yang sebenarnya.

3. Fleksibel dan Iteratif: Metode penelitian kualitatif bersifat fleksibel dan iteratif, yang memungkinkan peneliti untuk menyesuaikan desain penelitian dan menyesuaikan metode pengumpulan data sesuai dengan kebutuhan penelitian.

4. Menghargai Perspektif Subjektif: Penelitian kualitatif menghargai perspektif subjektif dan pengalaman pribadi, memungkinkan peneliti untuk memahami bagaimana subjek penelitian memandang dan menafsirkan dunia mereka.

5. Generatif Teori: Penelitian kualitatif berfokus pada pengembangan teori atau konsep melalui pengumpulan dan analisis data berkelanjutan, memberikan kontribusi penting pada pengembangan pengetahuan dalam bidang penelitian.

Kekurangan Penelitian Kualitatif

1. Bias Subjektif: Karena peneliti terlibat secara langsung dalam pengumpulan dan analisis data, penelitian kualitatif dapat dipengaruhi oleh bias subjektif, yang dapat memengaruhi validitas dan reliabilitas hasil penelitian.

2. Generalisasi Terbatas: Penelitian kualitatif biasanya melibatkan sampel penelitian yang kecil dan tidak representatif, sehingga hasil penelitian mungkin tidak dapat digeneralisasikan ke populasi yang lebih luas.

3. Waktu dan Biaya Mahal: Penelitian kualitatif sering kali membutuhkan waktu dan biaya yang signifikan, terutama untuk studi yang mendalam dan komprehensif.

4. Sulit Kuantifikasi: Data yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif sulit untuk diukur dan dikuantifikasi, yang dapat membatasi kemampuan peneliti untuk melakukan perbandingan statistik dan pengujian hipotesis.

5. Membutuhkan Keahlian Khusus: Melakukan penelitian kualitatif yang baik memerlukan keahlian khusus, keterampilan analitis, dan pengalaman penelitian yang memadai.

Pengertian Penelitian Kualitatif Menurut Para Ahli
Ahli Pengertian
Creswell (2014) Proses penelitian induktif dan eksploratif untuk memahami fenomena secara mendalam melalui pengumpulan data yang komprehensif.
Denzin dan Lincoln (2005) Metode penelitian yang menekankan pada penafsiran dan pemahaman fenomena sosial atau budaya.
Strauss dan Corbin (1990) Metode penelitian induktif dan iteratif untuk mengembangkan teori atau konsep melalui pengumpulan dan analisis data.
Polit dan Beck (2017) Metode penelitian yang mengeksplorasi dan memahami fenomena sosial atau budaya melalui pengumpulan data yang mendalam dan kaya.
Guba dan Lincoln (1989) Metode penelitian naturalistik dan interpretatif untuk memahami fenomena dalam konteks alami.
Patton (2002) Pendekatan penelitian untuk memahami fenomena sosial atau budaya secara mendalam dan menyeluruh.

FAQ

1. Apa perbedaan antara penelitian kualitatif dan kuantitatif?

Penelitian kualitatif berfokus pada pemahaman mendalam suatu fenomena, sementara penelitian kuantitatif berfokus pada pengumpulan dan analisis data numerik untuk menguji hipotesis.

2. Apa jenis data yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif?

Data yang dikumpulkan dalam penelitian kualitatif biasanya bersifat naratif, deskriptif, dan interpretatif, seperti wawancara, observasi, dan analisis dokumen.

3. Bagaimana cara menganalisis data kualitatif?

Analisis data kualitatif melibatkan proses pengkodean, kategorisasi, dan penafsiran data untuk mengidentifikasi tema, pola, dan hubungan.

4. Apa saja contoh penelitian kualitatif?

Contoh penelitian kualitatif meliputi studi kasus, etnografi, penelitian naratif, dan penelitian fenomenologi.

5. Apa saja kelebihan penelitian kualitatif?

Kelebihan penelitian kualitatif antara lain: mendalam, kontekstual, fleksibel, menghargai perspektif subjektif, dan generatif teori.

6. Apa saja kekurangan penelitian kualitatif?

Kekurangan penelitian kualitatif antara lain: bias subjektif, generalisasi terbatas, waktu dan biaya mahal, sulit dikuantifikasi, dan membutuhkan keahlian khusus.

7. Apa saja aplikasi penelitian kualitatif?

Penelitian kualitatif banyak digunakan dalam bidang ilmu sosial, humaniora, dan pendidikan untuk memahami fenomena kompleks, perilaku manusia,