Pengertian Hasil Belajar Menurut Para Ahli

Halo, selamat datang di sekolahpenerbangan.co.id! Dalam dunia pendidikan, konsep hasil belajar sangatlah penting untuk dipahami. Hasil belajar merupakan indikator keberhasilan suatu proses pembelajaran dan menunjukkan sejauh mana siswa telah memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang diharapkan.

Pendahuluan

Hasil belajar dapat didefinisikan sebagai perubahan perilaku yang relatif permanen yang terjadi sebagai hasil dari pengalaman belajar. Perubahan perilaku ini meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Pengukuran hasil belajar bertujuan untuk menilai efektivitas proses pembelajaran dan memberikan umpan balik bagi guru dan siswa untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Konsep hasil belajar telah dibahas oleh banyak ahli pendidikan, menghasilkan berbagai pendapat dan definisi. Berikut pengertian hasil belajar menurut para ahli:

1. Benjamin S. Bloom (1956)

Dalam taksonominya, Bloom membagi hasil belajar menjadi tiga ranah: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Ranah kognitif mencakup kemampuan intelektual seperti mengingat, memahami, menganalisis, dan mengevaluasi. Ranah afektif meliputi sikap, nilai, dan minat, sedangkan ranah psikomotorik berkaitan dengan keterampilan motorik seperti menulis, menggambar, dan bermain musik.

2. Gagne, Briggs, dan Wager (1992)

Gagne dkk. mengusulkan lima kategori hasil belajar: keterampilan intelektual, informasi verbal, strategi kognitif, sikap, dan keterampilan motorik. Keterampilan intelektual berhubungan dengan kemampuan kognitif seperti berpikir kritis dan pemecahan masalah, sedangkan informasi verbal mencakup pengetahuan dan pemahaman konsep.

3. Robert Mager (1962)

Mager mendefinisikan hasil belajar sebagai kinerja yang dapat diamati dan diukur sebagai hasil dari proses pembelajaran. Menurutnya, hasil belajar harus dinyatakan dalam bentuk tujuan pembelajaran yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan berbatas waktu (SMART).

4. David R. Krathwohl, Benjamin S. Bloom, dan Bertram B. Masia (1964)

Krathwohl dkk. merevisi taksonomi hasil belajar afektif Bloom menjadi lima tingkat: menerima, merespons, menghargai, mengorganisasikan, dan mengkarakterisasi. Tingkat yang lebih tinggi menunjukkan sikap dan nilai yang lebih berkembang.

5. Lee Cronbach (1963)

Cronbach berpendapat bahwa hasil belajar adalah hasil dari interaksi antara individu dan lingkungan. Dia menekankan pentingnya pengujian untuk mengukur hasil belajar secara objektif dan memberikan umpan balik yang bermakna bagi siswa dan guru.

6. Howard Gardner (1983)

Gardner memperkenalkan teori kecerdasan majemuk, yang menyatakan bahwa individu memiliki berbagai jenis kecerdasan, seperti linguistik, logis-matematis, spasial, musikal, kinestetik-bodily, interpersonal, intrapersonal, dan naturalistik. Hasil belajar harus memperhitungkan keragaman kecerdasan ini.

7. John Biggs (1996)

Biggs mengusulkan pendekatan pembelajaran berbasis hasil, yang berfokus pada hasil belajar yang diinginkan dan merancang kegiatan pembelajaran yang mengarah pada pencapaian hasil tersebut. Dia menekankan pentingnya penyelarasan antara tujuan pembelajaran, penilaian, dan strategi pengajaran.

Jenis-jenis Hasil Belajar

Hasil belajar dapat diklasifikasikan ke dalam berbagai jenis, meliputi:

Hasil Belajar Kognitif

Berhubungan dengan proses berpikir, meliputi:

  • Kemampuan intelektual (berpikir kritis, memecahkan masalah)
  • Informasi verbal (pengetahuan, pemahaman)
  • Strategi kognitif (belajar bagaimana belajar, pemecahan masalah)

Hasil Belajar Afektif

Berkaitan dengan sikap, nilai, dan minat, meliputi:

  • Menerima (menunjukkan kesadaran)
  • Merespons (berpartisipasi aktif)
  • Menghargai (menganggap penting)
  • Mengorganisasikan (mengintegrasikan nilai-nilai)
  • Mengkarakterisasi (bertindak sesuai nilai)

Hasil Belajar Psikomotorik

Melibatkan keterampilan motorik, meliputi:

  • Keterampilan dasar (menulis, menggambar)
  • Keterampilan kompleks (bermain musik, mengoperasikan mesin)
  • Keterampilan adaptif (menyesuaikan diri dengan situasi baru)

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Hasil Belajar Menurut Para Ahli

Setiap pengertian hasil belajar menurut para ahli memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing:

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Hasil Belajar Menurut Bloom

Kelebihan:

  • Komprehensif, mencakup tiga ranah hasil belajar.
  • Mudah dimengerti dan diterapkan.

Kekurangan:

  • Tidak memperhitungkan keragaman kecerdasan.
  • Terlalu fokus pada ranah kognitif.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Hasil Belajar Menurut Gagne dkk.

Kelebihan:

  • Menyediakan kerangka kerja yang komprehensif.
  • Memperhatikan ranah kognitif dan afektif.

Kekurangan:

  • Kurang menekankan ranah psikomotorik.
  • Tidak mempertimbangkan aspek sosial dan emosional.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Hasil Belajar Menurut Mager

Kelebihan:

  • Spesifikasi yang jelas dan terukur.
  • Mudah diaplikasikan ke dalam tujuan pembelajaran.

Kekurangan:

  • Terlalu sempit, berfokus pada kinerja yang dapat diamati.
  • Tidak memperhitungkan proses pembelajaran.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Hasil Belajar Menurut Krathwohl dkk.

Kelebihan:

  • Perluasan taksonomi afektif Bloom.
  • Menekankan pentingnya sikap dan nilai.

Kekurangan:

  • Sulit untuk mengukur dan menilai.
  • Tidak mencakup ranah kognitif dan psikomotorik.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Hasil Belajar Menurut Cronbach

Kelebihan:

  • Menekankan objektivitas pengukuran.
  • Memberikan umpan balik yang bermakna.

Kekurangan:

  • Tidak memberikan definisi yang jelas tentang hasil belajar.
  • Terlalu fokus pada pengujian.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Hasil Belajar Menurut Gardner

Kelebihan:

  • Mengakui keragaman kecerdasan.
  • Memberikan kerangka kerja yang komprehensif.

Kekurangan:

  • Sulit untuk diterapkan dalam praktik.
  • Tidak memberikan definisi yang jelas tentang hasil belajar.

Kelebihan dan Kekurangan Pengertian Hasil Belajar Menurut Biggs

Kelebihan:

  • Fokus pada hasil pembelajaran yang diinginkan.
  • Menekankan penyelarasan antara tujuan, penilaian, dan strategi pengajaran.

Kekurangan:

  • Sulit untuk mengimplementasikan di semua bidang studi.
  • Tidak memperhitungkan keragaman kecerdasan.

Tabel Pengertian Hasil Belajar Menurut Para Ahli

Ahli Pengertian
Bloom Perubahan perilaku yang relatif permanen dalam ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik.
Gagne dkk. Keterampilan intelektual, informasi verbal, strategi kognitif, sikap, dan keterampilan motorik.
Mager Kinerja yang dapat diamati dan diukur sebagai hasil dari proses pembelajaran.
Krathwohl dkk. Menerima, merespons, menghargai, mengorganisasikan, dan mengkarakterisasi.
Cronbach Hasil interaksi antara individu dan lingkungan.
Gardner Kecerdasan linguistik, logis-