Menurut Bahasa Khiyar Berarti: Pengertian, Kelebihan, Kekurangan, dan Tabel Informatif

Halo selamat datang di sekolahpenerbangan.co.id!

Dalam dunia hukum Islam, istilah khiyar sering kali muncul. Arti khiyar menurut bahasa sangat penting untuk dipahami sebagai dasar pemahaman lebih lanjut.

Artikel ini akan mengupas secara komprehensif tentang makna khiyar menurut bahasa, berikut kelebihan dan kekurangannya. Kami juga menyediakan tabel informatif untuk merangkum poin-poin penting.

Pendahuluan

Pengertian Khiyar

Menurut bahasa Arab, khiyar berarti “pilihan”. Dalam konteks hukum Islam, khiyar diartikan sebagai hak yang diberikan kepada salah satu atau kedua belah pihak dalam sebuah kontrak untuk membatalkan atau melanjutkan kontrak tersebut atas kehendaknya sendiri.

Jenis-Jenis Khiyar

Dalam hukum Islam, terdapat beberapa jenis khiyar, antara lain:

  1. Khiyar ar-ru’yah (pilihan setelah melihat)
  2. Khiyar al-majelis (pilihan dalam majelis akad)
  3. Khiyar al-aib (pilihan karena cacat)
  4. Khiyar ats-syarth (pilihan karena syarat)

Fungsi Khiyar

Khiyar memiliki fungsi penting dalam hukum Islam, yaitu:

  1. Memberikan kesempatan kepada pihak yang merasa dirugikan untuk membatalkan kontrak.
  2. Memberikan jaminan kepastian hukum bagi kedua belah pihak.
  3. Menghindari terjadinya perselisihan dan sengketa.

Dasar Hukum Khiyar

Khiyar memiliki dasar hukum dalam Al-Qur’an, Sunnah, dan ijma’ ulama:

  1. Al-Qur’an: “Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa, ketika mereka melakukan suatu perbuatan keji atau menganiaya diri mereka sendiri, mereka ingat Allah, lalu memohon ampunan atas dosa-dosanya. Dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (QS. Ali Imran: 135)
  2. Sunnah: “Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Penjual dan pembeli mempunyai khiyar selama mereka belum berpisah.'” (HR. Bukhari dan Muslim)
  3. Ijma’ Ulama: Mayoritas ulama sepakat tentang adanya hak khiyar dalam jual beli.

Syarat Berlakunya Khiyar

Agar khiyar dapat berlaku, harus memenuhi syarat-syarat berikut:

  1. Ada akad yang sah.
  2. Terdapat salah satu jenis khiyar yang diakui oleh syariat.
  3. Penyebab khiyar terjadi.
  4. Penggunaan hak khiyar dilakukan dalam batas waktu yang ditentukan.

Cara Menggunakan Hak Khiyar

Untuk menggunakan hak khiyar, dapat dilakukan dengan cara:

  1. Memberitahukan secara lisan kepada pihak lain.
  2. Melakukan tindakan yang menunjukkan pembatalan kontrak, seperti mengembalikan barang.
  3. Mengajukan gugatan ke pengadilan.

Kelebihan dan Kekurangan Khiyar Menurut Bahasa

Kelebihan

Beberapa kelebihan khiyar menurut bahasa, antara lain:

  1. Memberikan kebebasan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam kontrak untuk menentukan pilihannya.
  2. Mencegah terjadinya kerugian bagi salah satu pihak.
  3. Menciptakan rasa keadilan dan keseimbangan dalam transaksi.

Kekurangan

Selain kelebihan, khiyar juga memiliki beberapa kekurangan, yaitu:

  1. Dapat memperlambat proses transaksi.
  2. Berpotensi menimbulkan perselisihan jika tidak digunakan dengan bijak.
  3. Dapat merugikan pihak ketiga yang tidak terlibat dalam kontrak.

Tabel Informatif Khiyar

Tabel Informatif Khiyar
Aspek Keterangan
Bahasa Khiyar
Arti Pilihan
Jenis Khiyar ar-ru’yah, Khiyar al-majelis, Khiyar al-aib, Khiyar ats-syarth
Fungsi Memberikan kesempatan membatalkan kontrak, memberikan jaminan kepastian hukum, menghindari perselisihan
Dasar Hukum Al-Qur’an, Sunnah, Ijma’ Ulama
Syarat Berlaku Akad sah, adanya jenis khiyar, penyebab khiyar terjadi, penggunaan hak sesuai batas waktu
Cara Penggunaan Memberitahukan lisan, melakukan tindakan pembatalan, mengajukan gugatan

FAQ

1. Apa arti khiyar menurut bahasa Arab?

Pilihan.

2. Berapa jenis khiyar dalam hukum Islam?

4 jenis, yaitu khiyar ar-ru’yah, khiyar al-majelis, khiyar al-aib, dan khiyar ats-syarth.

3. Apa dasar hukum khiyar dalam Islam?

Al-Qur’an, Sunnah, dan ijma’ ulama.

4. Apa saja syarat berlakunya khiyar?

Akad sah, adanya jenis khiyar, penyebab khiyar terjadi, penggunaan hak sesuai batas waktu.

5. Bagaimana cara menggunakan hak khiyar?

Memberitahukan lisan, melakukan tindakan pembatalan, mengajukan gugatan.

6. Apa kelebihan khiyar?

Memberikan kebebasan pilihan, mencegah kerugian, menciptakan keadilan.

7. Apa kekurangan khiyar?

Memperlambat transaksi, berpotensi menimbulkan perselisihan, dapat merugikan pihak ketiga.

8. Sebutkan contoh khiyar ar-ru’yah.

Hak pembeli untuk membatalkan pembelian setelah melihat barang.

9. Apa yang dimaksud dengan khiyar al-aib?

Hak untuk membatalkan pembelian karena ditemukan cacat pada barang.

10. Bisakah khiyar dilakukan setelah akad selesai?

Tidak, khiyar harus dilakukan dalam batas waktu yang ditentukan.

11. Apakah khiyar berlaku untuk semua jenis transaksi?

Tidak, hanya berlaku untuk transaksi yang bersifat mu’awadhah (timbal balik).

12. Apa yang terjadi jika khiyar tidak digunakan?

Hak khiyar gugur dan kontrak tetap berlaku.

13. Bagaimana jika terjadi perselisihan terkait khiyar?

Dapat diselesaikan melalui pengadilan atau jalur mediasi.

Kesimpulan

Khiyar merupakan hak penting dalam hukum Islam yang memberikan pilihan kepada pihak-pihak dalam kontrak untuk membatalkan atau melanjutkan kontrak. Meskipun memiliki kelebihan, khiyar juga memiliki kekurangan yang perlu diperhatikan.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, gunakan hak khiyar dengan bijak dan sesuai dengan ketentuan syariat. Dengan demikian, transaksi jual beli dapat berjalan dengan adil dan sesuai harapan kedua belah pihak.

Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang khiyar dapat berkonsultasi dengan ahli hukum Islam atau mencari referensi terpercaya.

Kata Penutup/Disclaimer

Artikel ini disusun berdasarkan sumber-sumber yang dapat dipercaya. Namun, kami tidak menjamin sepenuhnya kebenaran dan kelengkapan informasi yang disajikan. Segala keputusan yang diambil berdasarkan informasi dalam artikel