MENURUT BAHASA ADALAH: PENGERTIAN, JENIS, KELEBIHAN, DAN KEKURANGAN

Halo, Selamat Datang di Sekolahpenerbangan.co.id

Selamat datang di situs kami. Kami adalah penyedia layanan pendidikan dan pelatihan penerbangan terkemuka di Indonesia. Kami menawarkan berbagai program pelatihan penerbangan, termasuk pelatihan pilot, pelatihan awak kabin, dan pelatihan teknisi pesawat.

Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang “menurut” dalam bahasa Indonesia. Kita akan membahas pengertian, jenis, kelebihan, dan kekurangannya.

Pendahuluan

Dalam bahasa Indonesia, “menurut” adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan sumber informasi atau pendapat yang dikutip. Kata ini dapat digunakan dalam berbagai konteks, baik lisan maupun tulisan.

Kata “menurut” berasal dari kata dasar “turut”, yang berarti mengikuti atau patuh. Dalam konteks bahasa, kata “menurut” digunakan untuk menunjukkan bahwa informasi atau pendapat yang dikutip berasal dari sumber lain.

Penggunaan kata “menurut” sangat penting dalam penulisan akademis dan jurnalistik. Kata ini membantu penulis untuk memberikan kredibilitas pada informasi atau pendapat yang mereka sajikan. Dengan mengutip sumber, penulis dapat menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengutarakan pendapat sendiri, tetapi juga didukung oleh bukti atau pendapat orang lain.

Selain itu, kata “menurut” juga digunakan dalam percakapan sehari-hari untuk menunjukkan pendapat atau sudut pandang seseorang. Dalam konteks ini, kata “menurut” dapat digunakan untuk menyatakan persetujuan atau ketidaksetujuan dengan pendapat orang lain.

Jenis-Jenis Menurut Bahasa

Ada dua jenis utama menurut bahasa, yaitu:

1. Menurut Langsung

Menurut langsung adalah kutipan langsung dari sumber lain. Kutipan langsung diapit oleh tanda kutip (” “) dan ditulis secara harfiah seperti yang diucapkan atau ditulis oleh sumbernya.

Contoh: Menurut Presiden Joko Widodo, “Pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.”

2. Menurut Tidak Langsung

Menurut tidak langsung adalah kutipan tidak langsung dari sumber lain. Kutipan tidak langsung tidak diapit oleh tanda kutip dan ditulis dengan bahasa penulis sendiri.

Contoh: Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah akan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kelebihan Menurut Bahasa

Ada beberapa kelebihan menggunakan menurut bahasa, antara lain:

1. Meningkatkan Kredibilitas

Menggunakan menurut bahasa dapat membantu meningkatkan kredibilitas informasi atau pendapat yang disajikan. Dengan mengutip sumber, penulis dapat menunjukkan bahwa mereka tidak hanya mengutarakan pendapat sendiri, tetapi juga didukung oleh bukti atau pendapat orang lain.

2. Memberikan Konteks

Menurut bahasa dapat memberikan konteks pada informasi atau pendapat yang disajikan. Dengan mengutip sumber, penulis dapat menunjukkan dari mana informasi atau pendapat tersebut berasal. Hal ini dapat membantu pembaca untuk memahami dan mengevaluasi informasi atau pendapat tersebut.

3. Menghindari Plagiarisme

Plagiarisme adalah tindakan mengambil atau menyalin karya orang lain tanpa memberikan kredit yang layak. Dengan menggunakan menurut bahasa, penulis dapat menghindari plagiarisme dengan mengutip sumber informasi atau pendapat yang mereka gunakan.

Kekurangan Menurut Bahasa

Selain kelebihan, ada juga beberapa kekurangan menggunakan menurut bahasa, antara lain:

1. Dapat Memotong Arus Pembicaraan

Menggunakan menurut bahasa dapat memotong arus pembicaraan, terutama jika kutipan yang digunakan terlalu panjang. Hal ini dapat membuat tulisan menjadi sulit dipahami dan membosankan.

2. Dapat Membingungkan Pembaca

Jika kutipan yang digunakan tidak jelas atau ambigu, hal ini dapat membingungkan pembaca dan menyulitkan mereka untuk memahami informasi atau pendapat yang disajikan.

3. Dapat Membuang-buang Ruang

Menggunakan menurut bahasa dapat membuang-buang ruang, terutama jika kutipan yang digunakan panjang. Hal ini dapat mengurangi jumlah informasi yang dapat disajikan dalam tulisan.

Tabel Perbandingan Menurut Bahasa Langsung dan Tidak Langsung

| Fitur | Menurut Langsung | Menurut Tidak Langsung |
|—|—|—|
| Cara Penulisan | Diapit tanda kutip (” “) | Tidak diapit tanda kutip |
| Rumusan | Harfiah seperti yang diucapkan atau ditulis oleh sumber | Dengan bahasa penulis sendiri |
| Contoh | “Menurut Presiden Joko Widodo, …” | Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa … |
| Kelebihan | Meningkatkan kredibilitas, memberikan konteks, menghindari plagiarisme | Menghindari pemotongan arus pembicaraan, menghindari kebingungan pembaca, menghemat ruang |
| Kekurangan | Dapat memotong arus pembicaraan, dapat membingungkan pembaca, dapat membuang-buang ruang | Dapat mengurangi kredibilitas, dapat menghilangkan konteks, dapat membuka peluang plagiarisme |

FAQ

1. Apa itu menurut bahasa?
2. Apa saja jenis-jenis menurut bahasa?
3. Apa saja kelebihan menurut bahasa?
4. Apa saja kekurangan menurut bahasa?
5. Bagaimana cara menggunakan menurut bahasa dengan benar?
6. Apa perbedaan antara menurut langsung dan menurut tidak langsung?
7. Kapan sebaiknya menggunakan menurut langsung?
8. Kapan sebaiknya menggunakan menurut tidak langsung?
9. Apa saja contoh penggunaan menurut bahasa?
10. Apa saja kesalahan umum dalam penggunaan menurut bahasa?
11. Bagaimana cara menghindari kesalahan dalam penggunaan menurut bahasa?
12. Apa saja sumber yang baik untuk informasi lebih lanjut tentang menurut bahasa?
13. Apa saja aplikasi penggunaan menurut bahasa dalam kehidupan sehari-hari?

Kesimpulan

Dalam bahasa Indonesia, “menurut” adalah kata yang digunakan untuk menunjukkan sumber informasi atau pendapat yang dikutip. Ada dua jenis utama menurut bahasa, yaitu menurut langsung dan menurut tidak langsung.

Menggunakan menurut bahasa memiliki beberapa kelebihan, seperti meningkatkan kredibilitas, memberikan konteks, dan menghindari plagiarisme. Namun, ada juga beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, seperti dapat memotong arus pembicaraan, membingungkan pembaca, dan membuang-buang ruang.

Penulis perlu mempertimbangkan faktor-faktor ini ketika menggunakan menurut bahasa dalam tulisan mereka. Dengan menggunakan menurut bahasa secara tepat dan efektif, penulis dapat meningkatkan kualitas tulisan dan kredibilitas mereka.

Penutup

Demikian penjelasan tentang “menurut” dalam bahasa Indonesia. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda. Jika Anda memiliki pertanyaan atau komentar, silakan tinggalkan di kolom komentar di bawah ini.

Terima kasih telah mengunjungi sekolahpenerbangan.co.id. Kami berharap dapat terus memberikan informasi dan edukasi yang bermanfaat bagi Anda.